Cantik Di Mata Allah, Gimana Tuh?



Assalamualaikum gadis-gadis manisssh.. beberapa hari lalu aku baru saja jadi moderator sebuah kajian bertema : Beauty Jannati. Sesuai janjiku, aku akan ceritakan isi kajiannya disini aja yaa, karena cukup panjang. Ini penjelasannya sebagian besar udah dengan bahasaku yaa, mohon maaf kalo ada salah2 atau kekurangan dlm penyampaian. 

Bismillahirrahmanirrahim.. 

Dimulai dari definisi cantik tuh apa sih?


Capek nggak sih, jaman skrg cantik itu ada standarnya. Kalo cantik itu harus tinggi putih langsing? Padahal enggak yah.. semua wanita terlahir cantik, unik, ya mau kulitnya putih/gelap, mancung/pesek, semua hal itu yg bikin kita cantik. 


Kecantikan yang sesungguhnya itu adalah akhlak yang mulia. Jadi pertama-tama yg harus dilakukan adalah : BERSYUKUR dulu. Yang terpenting itu cantik HATI nya. Terdengar seperti Cherrybelle (kamu cantik cantik dari hatimu~~), but it’s true. Saat hati kamu cantik, ya semua akan terpancar. 


Pentingnya untuk terus positive thinking & positive feeling juga akan membuat kita semakin cantik 💛 seperti salah 1 postingan mbak Dewi Sandra di instagram. Hati kita diibaratkan seperti sebuah cangkir dan isinya. Apabila cangkir berisi kopi, saat tersenggol, maka akan menumpahkan kopi. Tapi anggap aja kita bisa acting, cangkir kita isinya kopi seolah-olah terlihat jadi susu.. dari luar keliatan baiik, tp begitu tumpah yang ada menyalahkan dunia dan seisinya, sumpah serapah. Jadi, saat ujian datang ke hidup kita, lalu apa yang ‘kita tumpahkan’? Semakin banyak hal-hal baik yang kita ‘tuang’ ke ‘cangkir’ kita (alias hati kita), maka saat ia terguncang, yang tumpah pun juga tetap kebaikan. Seperti keikhlasan, kesabaran bahkan rasa syukur karena sudah diuji Allah. (Notes : kopi dan susu tidak bermusuhan, mereka enak kalo barengan, apalagi pake es, beuh.. ini cuma perumpamaan aja ya gengs)


Lalu bagaimana cantik di mata Allah? Bagaimana cantik yang bisa mengantar kita ke surganya Allah?


Cantik dimata Allah saat kita menjalankan syariah Islam, sesuai Al-Quran & As-sunnah, tidak pakai ‘nanti’. Allah mau kita beribadah dengan baik, jujur dan ikhlas. Selalu berprasangka baik terhadap takdir Allah (baik itu yg takdir yang menyenangkan ataupun mungkin tidak menyenangkan buat kita), yakinlah kalau semua itu bentuk kasih sayang Allah 😊


Menurut Al-Quran, surat Annisa ayat 65 : 

Demi Rabbmu, sesungguhnya seseorang belum dikatakan beriman sebelum engkau Muhammad (Al Quran & hadist) dijadikan hakim atas segala persoalan yang mereka perselisihkan. 


Btw, ada cerita juga.. dari Sahabiyah Zainab pernah bertanya mewakili para muslimah di Madinah : 


“kenapa laki-laki diberi jihad dan hadiahnya masuk surga, sedangkan kami menunggui harta mereka, anak mereka, kehormatan kami?”


Rasulullah SAW menjawab : 

“Wahai Zainab, sampaikan pada seluruh wanita disana, bahwa wanita yang menjaga harta suami, anak mereka, menutup aurat dan menjaga kehormatan, maka pahalanya sama dengan berjihad.”


Maasya Allah. Kebayang kan gimana posisi kita sebagai wanita di mata Islam? Hari-hari yang menurut kita penat ngurus anak & suami, tapi balasannya... surga. Siapa yang nggak mau? 


Terus... boleh nggak sih secara duniawi, kita merawat diri? Ya wajib malah.. sebagai salah 1 bentuk bersyukur, sebagai salah 1 bentuk sayang suami, selama tidak mendzolimi diri sendiri, dan jadinya tidak bersyukur sama ciptaan Allah, yaa silakan. 

 Ada juga beberapa tips merawat kecantikan “karena Allah” nih :

 Tubuh terdiri 3 : raga, akal, ruh.

- Memenuhi hak RAGA untuk diurusi, maka rawat diri dengan baik, dengan lifestyle yang halal.

- AKAL : juga punya hak utk dirawat, dengan tidak mengakses apa-apa yang diharamkan Allah (contoh : pornografi) karena dia merusak akal. Termasuk makan minuman yang haram. Hanya api neraka yg bisa membersihkan makan/minum haram (astaghfirullah :(((()

- Menjaga RUH dengan menjaga kedekatan dengan Allah. Contoh jangan tergesa-gesa. Tapi ada tergesa-gesa yang dibolehkan yaitu : mengurus jenaszah, membayar hutang, menikahkah anak gadis (NAH LHO).

- Meyakini segala sesuatu yg diberi Allah adalah berkah (blessings), bahkan menua itu bagian dari berkah!

Nah nggak lupa, abis baca ini, kepoin yuk kisah-kisah para wanita penghuni surga :

- Khadijah : kita bisa belajar kesetiaan

- Asiyah : kita bisa belajar kesabaran

- Maryam : kita bisa belajar kehormatan

- Fatimah : kita bisa belajar ketaatan

Semua ini juga reminder buat aku, yuuk kita sama-sama mulai memperbaiki diri. Semoga kita selalu bisa jadi wanita cantik dunia akhirat ya teman-teman. Maaf kalo ada salah-salah kata. 

Wallahualam bishowab.

Thanks to : @adindarizkitaria for helping me! 

Ummu Sajjad & Mbak Dewi Sandra atas pemaparan, reminder dan pengalamannya yang menginspirasi ❤️

2 comments :

  1. Terima kasih kak vendry sudah berbagi ilmu nya. Semoga bisa selalu sama-sama mengingatkan ya sesama muslimah��

    ReplyDelete
  2. Makasih kak vendry. Semoga apa yang ditulis ini menjadi ladang amal buat kak vendry, dan semua yang berproses bisa istiqomah hingga akhir hayatnya di dunia. ❤❤❤❤ aamiin

    ReplyDelete

My Instagram

Copyright © Vendryana's Life Journal. Designed by OddThemes