DiaryBabyUbi - Until Week 8

Friday, November 04, 2016


Mungkin disini banyak yang udah tau kalo aku lagi hamil! Tapi mungkin banyak yang belum tau cerita awalnya hihihi.

Dokter : "Usia kandungan kamu 5 minggu."
Aku : "Dok.. Anu.. Gimana ceritanya, saya belum 1 bulan nikahnya...."😨

Read More >>



Dear Sisters, 

Okay, jangan ikutan kaget dong bacanya. Jangan mikir aneh-aneh dulu, jangan suudzon dulu hahahaha. Ini terjadi juga di beberapa orang. Pasti bawaannya udah pada bisik-bisik di belakang. Jangan dong, we have to be smart before we speak. ;)

Jadi begini, kalau kantung kehamilan, apalagi janin belum keliatan, usia kehamilan dihitung dari hari pertama terakhir menstruasi. Di kondisi ini, aku terakhir dapet itu tepat seminggu sebelum nikah, tanggal 21 Mei. Jadi walopun tanggal segitu aku belum nikah, ataupun belum berbuat "apa-apa", usia kehamilanku dihitung sudah 1 minggu. Biasanya, semakin besar janinnya, akan keliatan umur aktual janin tersebut berapa. Begitu, sis. ;)

Kontrol dimana?

Week 5 & 7 
Aku kontrol di BWCC (Bintaro Women Children Clinic), dengan Dr. Agriana. Kalo hasil kepoin website dia, dokter ini masih baru. Tapi oke aja kok. Pembawaannya santai, dia juga bilang aku boleh makan apa aja, jangan kemakan omongan orang-orang yang nggak boleh ini itu. Paling pastikan aja kalo itu bernutrisi. 2x periksa sama Dr.Agriana, dua-duanya USG transvaginal (dengan memasukkan alat ke bagian vital wanita, fyi). Huhu sakit. Karena emang si baby Ubi belum keliatan. Enaknya dokter cewek memang lebih nggak risih aja sih kalo USG nya trasvaginal. Di minggu ke-7 usia janinku keliatan, ternyata mundur jadi lebih muda. Yang harusnya 7 minggu 2 hari, sekarang masih 6 weeks.

Harga : dari segi harga tentunya jauh lebih murah daripada di rumah sakit pada umumnya. Harga obatnya pun walopun sama jenisnya, ternyata disini lebih murah. 

Week 6 & 8
Aku kontrol di RSPI. Tadinya sempet clueless karena banyak yang bilang obgyn di RSPI banyak yang bagus-bagus. Aku sempet mau coba Dr. Karno tapi penuh, Dr. Bram penuh juga. Akhirnya saat itu ada Dr. Bhima. Ternyata sama beliau enak juga. Pembawaannya santai, tapi terkadang untuk aku yang suka nanya agak nyecer, dia agak kurang tanggap. Dan dia suka kasih suplemen. Karena kehamilan aku selama 2 bulan awal ini lemah : mual & kadang muntah. Jadi aku tebus suplemen-suplemen yang dia kasih. Enaknya di RSPI tentunya tempatnya nyaman dan alatnya lebih canggih. Disini aku nggak pernah USG transvaginal (Thanks God), dan di minggu ke-8, i can see my baby clearly! 


Apa yang terjadi sama aku selama week 5-8?
Week 5-6, makanan rasanya enak semua. Mumpung lagi begini, aku makan sayur terus walau lagi nggak mood. Aku pikir aku akan selalu suka sayur, sampe akhirnya.... Week 6 ke week 7, aku mual parah. Bahkan sampe nggak bisa makan. Aku juga muntah beberapa kali, terutama saat aku kosong banget perutnya (karena nggak bisa masukin apa-apa), atau saat aku lagi bisa makan banget eehh malah keluar lagi. Disini aku total bed rest. Nggak bisa kerja, nggak bisa mikir, nggak bisa sibuk. Hanya bisa tiduran. Mikirin makanan aja eneg, ke WC aja pusing.

Puncaknya.. Di week 7, aku pindah ke rumah mamaku. Disana aku dijagain terus dan dimasakin. Anehnya, menuku tiap hari harus beda. Aku bisa ngidam banget bakso, siang aku makan lahap banget, eh malemnya pas makan bakso lagi malah muntah. Begitu terus.

I lost 3 kgs in 2 weeks. Mukaku break out parah. Jerawatan timbul semua padahal aku nggak pake make up atau perawatan apapun. Aku juga jadi manja banget sama suami. Maunya dia ada terus. Aku mual tiap pagi dan Maghrib. Itu paling sering. Yaa walopun siangnya juga begah banget rasanya tapi aku masih bisa kontrol dengan bawa tidur! Ya, ada untungnya  juga dari jaman belum nikah, aku emang bermasalah sama perutku. Gampang banget mual, tapi bisa nahan muntah. Kayaknya gara-gara itu, aku jadi bisa nahan muntah. Karena I HATE MUNTAH, sakit banget rasanya, dan pasti kalo aku muntah, bakal keluar semua. Karena aku eneg sama muntah sendiri hahaha yaiyalah, siapa yang enggak.

Permen jahe, minyak telon udah jadi sahabat setiaku. Setiap mau muntah, kunyah permen jahe, cium telon. Terkadang berhasil, terkadang yaaa muntah ujungnya.

Banyak yang bilang itu tergantung dari mindset kita. Kalo mikir nggak mual, nggak akan mual. Rasanya yang ngomong gitu pengen aku cium pake panci, karena hal ini nggak bisa disamain. Tiap orang punya tubuh yang beda-beda. Mungkin Chelsea Olivia termasuk enak banget hamilnya (maaf nih, aku ngikutin kehamilan dia hahahaha kepo banget ya), bisa ngapa-ngapain, bisa jalan-jalan dan makan apa aja. Tapi sekali lagi, nggak semua orang seperti itu dan kita mesti hargai.

Banyak juga teman-temanku yang lebih parah, bahkan sampe diopname karena kekurangan nutrisi dan cairan. Ada yang tiap hari muntah 7-10x. Everyone is different. Aku cuma bersyukur aku bisa survive, punya keluarga dan suami yang sangat supportif. Dan masih punya semangat jalanin ini semua karena... I love my baby. And i want her/him to grow well and healthy. 

Pregnancy is beautiful but also make us struggle. For me, nothing comes easy, especially for the best one. 

Sekarang, aku nikmati aja ya mualnya, ya lemesnya, belom lagi mimpi seremnya dan muntah-muntahnya. Because it's a gift from God. Allah SWT nggak akan kasih aku Baby Ubi kalau aku tidak berusaha dan kasih yang terbaik. Jadi, aku terima dan bersyukur atas diriku apa adanya. Sejerawat-jerawat jendolnya, sesusah makannya, aku terima. :) 

Untuk para bumil trimester awal, selamat berjuang! You're not alone. Kita pasti bisa lewati ini.

Love, sisters.



Follow my social media :
instagram | twitter | youtube

You Might Also Like

3 comments

  1. ahh terharu gitu baca (ikut seneng bgtttt gtu ), pasti seneng bgt plus enjoy banget , sehat2 kak vendry <3

    ReplyDelete

DEAR MOMS

I decided to create a support community for Mom & family in February 2017. Because, we, MOMS, are forever learner. We need new mom-related knowledge, but also mom-related entertainment. Let's share inspirations and positive vibe to our motherhood! Find me at DEAR MOMS

BA-NA-NA

BA-NA-NA is my clothing line, together with @benakribo & @mahacakrie. Actually, BA-NA-NA is more to a concept store, rather than a clothing line. Youthful, Creative, and Timeless that's us. :)